INGIN KELILING NAIK MOTOR Pukul 07.00 Inul tiba di rumahnya. Sesuai rencana, Inul akan sungkem kepada orang tuanya. "Tunggu orang tua saya datang, ya," kata Inul kepada para wartawan. Sementara di luar ruangan para tetangga sudah mulai berdatangan. Mereka ingin melihat Inul setelah lama tak bertemu. "Keinginan saya juga bertemu dan salaman dengan orang di lapangan. Tapi kalau saya tak segera pulang tadi, kayaknya, kok, enggak aman. Jadi, saya langsung pulang," ungkap Inul yang merasa tak enak hati dengan panitia masjid karena kedatangannya menimbulkan perhatian banyak orang.
Ada lagi keinginan Inul untuk mengulang Lebaran seperti tahun sebelumnya. "Saya ingin seperti tahun lalu, keliling naik motor besama Mas Adam," terangnya. Tapi Inul juga menyadari hal itu sudah sulit dilakukan karena itulah sekarang ia yang mengundang saudara dan tetangga. "Acara open house di rumah cuma sampai nanti sore, terus ditutup karena kami masih akan berkunjung ke rumah Paman," ujarnya.
Setelah menunggu 30 menit, Adam pulang juga dari lapangan. Tanpa banyak kata, Inul langsung menyambut Adam. Kemudian Adam duduk di ruang tengah dan Inul sungkem kepadanya. Sesudahnya mereka saling berpelukan untuk sesaat.
Beberapa menit kemudian, orang tua Inul datang. Mereka langsung duduk dan sungkem dilakukan secara bergantian dari Inul sebagai anak sulung, Adam, dan adik-adik Inul. Jam 08.15, mertua Inul, Suhartoyo dan Yuliani, muncul. "Mereka ini orang tua yang sangat menyayangi saya," ujar Inul.
Tiba-tiba terdengar Inul mengucap syukur. "Terima kasih, ya, Allah. Lebaran tahun lalu dulu tidak begini. Orang-orang tahu saya penyanyi, tapi tak begitu memperhatikan saya," kata Inul. "Sebagai penyanyi, saya hanya ingin punya album yang meledak di pasar, bukan menjadi penyanyi fenomenal," akunya. Suasana yang berbeda ini membuatnya lebih bersemangat, mantap. "Ini lebih dari yang saya harapkan. Tapi rasanya saya masih belum percaya. Ternyata banyak orang telah mengenal saya," ujarnya. |